Ciri – Ciri Kesulitan Belajar

kesulitan-belajar-anak-300x199Meskipun berbeda-beda definisi, secara umum kesulitan belajar terkait dengan beberapa dari ciri-ciri berikut :

  •  Mengalami kesulitan belajar di sekolah.
  •  Kinerja yang tidak merata pada berbagai tugas sekolah
  •  Ada kaitannya dengan masalah faali.
  • Ada gangguan pada proses psikologis dasar.
  • Di luar cakupan kategori ketidakmampuan yang dikelompokkan ke ‘luar biasa’ (tuna netra, tuna wicara, tuna grahita, tuna daksa).

Menurut Vallet (Johnson & Morasky, 1980) :

Mempunyai sejarah kegagalan akademik berulang kali sehingga melemahkan usaha atau harapan untuk berhasil

Hambatan fisik (tubuh) berupa cacat fisik tertentu

Kelainan motivasional, yaitu kegagalan berulang, penolakan guru dan teman, tidak ada reinforcement (penguat).

Kecemasan yang samar-samar akibat dari kegagalan berulang yang menimbulkan kegelisahan, ketidaknyamanan, menarik diri, melamun dan tidak konsetrasi.

Perilaku yang berubah-ubah dan tidak dapat diduga sehingga nilai raport tidak konstan yang disebabkan oleh turun naiknya minat dan perhatian terhadap pelajaran.

Penilaian yang keliru karena data tidak lengkap, sehingga menyebabkan pemberian ‘label’ yang tidak sesuai.

Pendidikan yang tidak memadai, yaitu adanya ketidakcocokan antara kebutuhan siswa dengan kegiatan-kegiatan di dalam kelas.

 

Faktor kesulitan belajar tersebut adalah:

·         Adanya hambatan belajar secara fisik, lingkungan, genetis, penyakit ataupun pola asuh keluarga

·         metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan kebutuhan belajarnya

      gaya belajar siswa yang unik

 

Kendala di atas dapat diantisipasi apabila kita mengetahui ciri-ciri kesulitan belajar yang dialami oleh siswa seperti berikut ini:

·         Gangguan persepsi visual:

Melihat huruf/angka dengan posisi yang berbeda dari yang tertulis, sehingga seringkali terbalik dalam menuliskan kembali. Sering tertinggal huruf dalam menulis. Menuliskan kata dengan urutan yang salah misalnya ibu jadi ubi. Sulit memahami kanan dan kiri. Bingung membedakan antara obyek dengan latar belakang. Sulit mengkoordinasi antara mata (penglihatan) dengan tindakan (tangan, kaki, dan lain-lain)

·         Gangguan persepsi auditori

Sulit membedakan bunyi: menangkap secara berbeda apa yang didengarnya. Sulit memahami perintah teruteama perintah yang diberikan dalam jumlah banyak dan kalimat yang panjang. Bingung dan kacau dengan bunyi yang datang dari berbagai penjuru sehingga sulit mengikuti diskusi karena saat mencoba mendengar sebuah informasi sudah mendapatkan gangguan dari suara lain di sekitarnya.

·         Gangguan bahasa

Sulit menangkap dan memahami kalimat yang dikatakan kepadanya. Sulit mengkoordinasikan/mengatakan apa yang sedang dipikirkan.

·         Gangguan persepsi – motorik

Kesulitan motorik halus (sulit mewarnai, menggunting, melipat, menempel, menulis rapi, memotong, dll ). Memiliki masalah dalam koordinasi dan disorientasi yang mengakibatkan canggung dan kaku dalam geraknya.

·         Hiperaktivitas

Sukar mengontrol aktivitas motorik dan selalu bergerak/menggerakkan sesuatu (tidak bisa diam). Berpindah-pindah dari satu tugas ke tugas berikutnya tanpa menyelesaikan terlebih dahulu. Impulsif.

·         Kacau (distractibility)

Tidak dapat membedakan stimulus yang penting dan tidak penting. Tidak teratur, karena tidak memiliki urutan-urutan dalam proses berpikir. Perhatiannya sering berbeda dengan apa yang sedang dikerjakan (melamun/berhayal saat belajar di kelas).

Bila kita menemukan anak didik yang memiliki ciri seperti di atas, maka tindakan yang perlu dilakukan adalah:

  • Berkoordinasi dengan orang tua agar melakukan konsultasi sengan psikolog/terapis/dokter
  • Melakukan perubahan strategi pengajaran disesuaikan kebutuhannya.

 

 DAFTAR PUSTAKA

http://www.sarjanaku.com/2011/08/pengertian-kesulitan-belajar.html

http://tarmidi.wordpress.com/2008/02/20/kesulitan-belajar-learning-dissability-dan-masalah-emosi/

http://mutiaraendah.wordpress.com/2010/01/10/ciri-ciri-kesulitan-belajar/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>